Kamis, 09 Juni 2011

Re-Think about this one

Jakarta, 9 Juni 2011


Apa yang terlintas dipikiran Anda apabila sedang membahas tentang aparat polisi di Indonesia, lebih tepatnya di Jakarta? Hmm.. saya tidak ingin menebak-nebak apa isi pikiran Anda atau apapun yang baru saja Anda lontarkan secara spontan. Tetapi sebagai warga negara yang baik, saya dapat memberi kritik terhadap kinerja aparat keamanan di negara ini. Tak jarang ada polisi yang dapat disogok untuk  membebaskan pelanggar-pelanggar hukum. Sebut saja polisi lalu lintas, banyak sekali yang langsung meminta “damai” terhadap para pengendara yang melanggar peraturan lalu lintas. Walaupun harus kita sadari dan tidak dapat kita salahkan satu pihak saja bahwa banyak juga para pengendara-pengendara "nakal" yang langsung menawarkan program "damai" tersebut.
Baiklah, sekarang saatnya kita Re-Think, yang artinya berfikir kembali. Apa yang saya maksud dengan berfikir kembali?
Menurut saya, segala kesalahan yang terjadi di negara ini bukanlah karena program, organisasi ataupun aturan hukum yang bersalah, tetapi yang bersalah adalah individu-individu yang lalai atau egois sehingga melakukan hal demikian. Saya merasa masih banyak penegak-penegak hukum yang baik di Indonesia khususnya Jakarta.
Mari saya beri contoh dari pengalaman yang saya potret sendiri dengan kamera Blackberry pribadi.

 Seorang polisi yang sedang mendorong mobil pengendara yang mogok di Jalan Gunung Sahari, Jembatan Lima - Jakarta Pusat.
07.38
25 Mei 2011


Seperti contoh bapak polisi (tidak diketahui namanya) pada foto asli di atas, beliau tetap berpatroli di lampu merah Gunung Sahari walaupun hari sedang hujan, ditambah beliau rela membantu mendorongkan mobil pengendara yang sedang mogok.
Saat saya melihat kejadian ini, saya langsung me-“Re-Think” pikiran saya. Secara cepat langsung saya abadikan agar dapat saya bagikan kepada Anda semua.
Semoga artikel ini menjadi inspirasi bagi Anda untuk “Re-Think” terhadap yang sudah ada.
Ingat, kesalahan tidak terletak pada organisasi atau institusinya, tetapi pada individunya!

- kertasdanpensil-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar